TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Tapsel - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau jembatan bailey di Sungai Garoga, Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (31/12/2025).
Presiden Prabowo Subianto, langsung meninjau jembatan bailey di Sungai Garoga, yang dibangun guna memulihkan kembali konektivitas dan mobilitas masyarakat.
Baca Juga:
Pemerintah Kerahkan Seluruh Kabinet Tangani Dampak Bencana, Ini Penegasan Presiden Prabowo
Peninjauan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja Presiden, untuk memastikan pemulihan infrastruktur pascabencana alam berjalan dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Selain didampingi Bupati Tapteng dan Bupati Tapsel, Presiden Prabowo tampak didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Presiden tidak hanya meninjau dari kejauhan. Ia menyusuri sisi Sungai Garoga, untuk melihat langsung kondisi aliran sungai, termasuk tumpukan kayu gelondongan yang masih tersisa pascabanjir.
Baca Juga:
Pemko Binjai Rampungkan bantuan Presiden Prabowo
Setelah itu, Prabowo berjalan menuju jembatan bailey yang telah dirakit dan terpasang melintang di atas sungai. Presiden juga bahkan menelusuri jembatan hingga ke ujung sambil memperhatikan konstruksi besi jembatan, yang kini menjadi sarana utama penyeberangan warga.
Di lokasi, Presiden terlihat berbincang dan berkoordinasi dengan Bupati Tapteng, Bupati Tapsel, bersama para menteri yang mendampingi, membahas kondisi infrastruktur sementara tersebut
Usai melakukan peninjauan, Prabowo menyempatkan diri menyapa masyarakat yang telah menunggu kedatangannya. Presiden menyalami warga satu per satu, berbincang singkat, hingga melayani permintaan foto bersama.
Kunjungan ke Sungai Garoga ini menandai peninjauan kelima Presiden Prabowo terhadap penanganan bencana di wilayah Sumatera.
Pemerintah menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi sekaligus mempercepat pemulihan akses dan aktivitas masyarakat pascabencana.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]