TAPTENG.WAHANANEWS.CO - BADIRI - Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0211/Tapanuli Tengah telah menyelesaikan seluruh rangkaian pekerjaan perbaikan jalan yang terdampak longsor dan pemasangan pondasi ronjong sepanjang 20 meter dengan tinggi 10 meter di Desa Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Pekerjaan yang berlangsung selama dua minggu pasca terjadinya banjir rampung secara keseluruhan pada Jumat (13/3/2026) pukul 08.00 WIB.
Baca Juga:
Panglima TNI Mutasi 35 Perwira, Ada 27 Pati dan 8 Pamen
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara personel Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Yon TP 906, serta partisipasi aktif warga setempat.
Baca Juga:
Berbagi Takjil di Jalan, Polisi Militer Muara Enim Dekatkan Diri dengan Warga
Proses pelaksanaan meliputi tahapan pengangkutan batu bulat secara estafet, penyusunan struktur ronjong, perakitan komponen, hingga pengisian sertu yang menggunakan alat berat Excavator Komatsu.
Perlengkapan pendukung seperti cangkul, skop, meteran, dan besi ronjong juga digunakan, dengan progres kerja mencapai 100% sesuai target.
Kepala Desa Ampolu, Fijeaman Telaumbanua, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.
"Perbaikan jalan dan pondasi ronjong ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan aksesibilitas serta menjamin keselamatan seluruh masyarakat," ucapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, dan seluruh pihak yang terlibat.
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung wilayah terdampak bencana.
"Kami akan terus siap membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah yang mengalami kesulitan akibat kondisi alam," tegasnya pada Sabtu (14/3/2026).
Jalur yang diperbaiki merupakan akses vital bidang transportasi untuk wilayah tersebut. Selain masyarakat Desa Ampolu, warga Desa Pagaran Honas dan Desa Aek Bottar (Kecamatan Tukka) juga mengandalkan jalur ini untuk aktivitas sehari-hari.
Kini ratusan masyarakat dari ketiga desa tersebut dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
[REDAKTUR : JOBBINSON PURBA]