Masinton menyebutkan, fokus operasi adalah menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
“Potensi pergerakan masyarakat tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang,” ujar Masinton.
Baca Juga:
Wali Kota Binjai Tekankan Sinergi Pengamanan Saat Apel Operasi Ketupat Toba 2026
Selain aspek lalu lintas, Masinton juga menyoroti pentingnya stabilitas harga pangan, pengawasan distribusi BBM, serta kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem, yang diprediksi akan terjadi di sebagian wilayah Indonesia.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]