TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Sibabangun - Desa Sibiobio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), merupakan salah satu daerah terparah terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Tidak hanya jalan penghubung yang terputus total, puluhan rumah hanyut dan rusak parah, ratusan hektare kebun longsor. 4 warga meninggal dunia, 7 lainnya dinyatakan hilang.
Baca Juga:
Pemdes Masundung Kembali Bagikan Makanan Tambahan Untuk Balita Hingga Lansia
Pascabencana banjir bandang yang menghantam, warga tidak dapat berbuat banyak untuk memenuhi
kebutuhan hidup. Mereka hanya bisa bertahan di tenda-tenda pengungsian. Bencana alam yang terjadi pada akhir November 2025 telah merusak sosial ekonomi masyarakat.
Di saat masih berjuang dalam menjalani hidup, warga yang masih bertahan di tenda pengungsian mendapatkan seberkas cahaya. Pemdes Sibiobio menyalurkan BLT Dana Desa tahun 2025 triwulan III dan triwulan IV, Rabu (31/12/2025).
"38 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan bantuan sebesar Rp1.800.000," ujar Kepala Desa Sibiobio, Damianus Zendrato.
Baca Juga:
Cek Lahan Ketapang Desa Simanosor, Camat Sibabangun: Kelayakan dan Luas Lahan 2 Konsep Penting Dunia Pertanian
Dikatakannya, BLT Dana Desa triwulan III dan triwulan IV merupakan gabungan dari BLT bulan Juni hingga Desember 2025. Setiap bulannya KMP menerima bantuan Rp300 ribu.
Damianus berharap, dengan bantuan tersebut dapat membantu kebutuhan para penyintas dalam menyongsong dan merayakan Tahun Baru 2026, sekaligus mengurangi faktor resiko bencana.