TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Pandan - Polda Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Raya Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (5/3/2026).
Rombongan Safari Ramadhan Polda Sumut dipimpin Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karo Rena), Kombes Pol Adhy Fandy Arianto.
Baca Juga:
Polsek Sibiru-biru Dinilai Tidak Bernyali Menindak Judi Tembak Ikan Milik "DS"
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi mengatakan, momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturrahim antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, tetapi juga menjadi wujud kebersamaan dalam memperkuat persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Bulan Suci Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang mengajarkan kita tentang kesabaran, kepedulian, serta semangat berbagi kepada sesama. Nilai-nilai inilah yang sangat kita butuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang sedang kita alami,” katanya.
Wakil Bupati juga mengatakan, Kabupaten Tapanuli Tengah dalam beberapa waktu terakhir menghadapi ujian berupa bencana alam banjir dan longsor. Musibah ini tentu membawa duka bagi masyarakat yang terdampak.
Baca Juga:
Emas Rp95 Juta Hilang Usai Rumah di Deli Serdang Digeledah 6 Pria Ngaku Polisi
“Namun di balik ujian tersebut, kita juga menyaksikan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang turut membantu penanganan dan pemulihan pasca bencana,” imbuhnya.
Mahmud menegaskan, sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan, merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah, serta mendorong pembangunan yang lebih baik di Tapanuli Tengah.
Sementara itu, Ketua Tim Safari Ramadhan Polda Sumut, Kombes Pol Adhy Fandy Arianto mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sudah diamanatkan oleh pimpinan.
“Kehadiran kami juga merupakan salah satu rasa simpati kami terhadap kejadian-kejadian kemarin,” sebutnya.
Ia berharap, kebersamaan memberikan kekuatan sehingga trauma atas bencana, baik banjir maupun tanah longsor bisa segera teratasi, dan Tapteng bisa bangkit kembali.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]