TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Sibabangun - Pergantian tahun selalu identik dengan sorak, cahaya kembang api dan harapan baru. Namun di penghujung tahun 2025, suasana itu terasa berbeda bagi masyarakat Desa Simanosor, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah.
Sebagian warga menjadi korban bencana ekologis Tapanuli. Rumah dan puluhan hektare sawah rusak. Harapan menyambut tahun baru dengan perayaan sirna, berganti dengan doa dan keprihatinan.
Baca Juga:
Pasca bencana Hidrometeorologis, Pemdes Anggoli Salurkan BLT Dana Desa Untuk 39 KPM
Di tengah situasi tersebut, Pemdes Simanosor memgambil langkah strategis dengan menyalurkan BLT Dana Desa tahun 2025, kepada 38 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu (31/12/2025).
Penyaluran BLT tahap III dan IV ini menghadirkan secercah harapan bagi keluarga miskin dan warga terdampak bencana. Walau tanpa diwarnai perayaan, BLT tersebut sangat membantu untuk pengadaan kebutuhan jelang Tahun Baru 2026.
"Setiap KPM menerima Rp1,8 juta," ujar Kepala Desa Simanosor, Tua Pandapotan Batubara, di sela-sela penyaluran bantuan.
Baca Juga:
Oase di Tengah Kesulitan, Pemdes Hutagurgur Salurkan BLT Dana Desa 2025 dan Intensif Kader
Dituturkan, BLT Dana Desa tahap III dan IV merupakan gabungan dari BLT bulan Juli hingga Desember 2025. Bantuan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.
Tua berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga terdampak bencana, sekaligus membantu pengadaan kebutuhan menyongsong Tahun Baru 2026.