TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Sibolga - Area Manager Communication, Relations & CSR (Comrel & CSR) Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, akhirnya mengonfirmasi soal keterlambatan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU, di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.
Fahrougi menyebutkan, penyaluran BBM di wilayah Tapanuli Tengah dan sekitarnya berada dalam proses pemulihan secara bertahap dan terkendali, seiring optimalisasi pola distribusi dari Fuel Terminal Sibolga.
Baca Juga:
Berlaku 30 April 2026, Berikut Daftar Harga BBM Terbaru di Seluruh SPBU RI
"Saat ini, Pertamina tengah melakukan langkah percepatan normalisasi, serta menyiapkan tambahan suplai BBM melalui pengiriman kapal menuju FT Sibolga," ujar Fahrougi melalui pesan tertulis, Minggu (1/2/2026).
Untuk produk pertalite dan biosolar (B40), sambung Adriani, disiapkan total muatan masing-masing sebesar 2.000 KL dan 4.000 KL, yang dijadwalkan tiba pada Minggu (1/2/2026) dini hari.
"Suplai produk pertamax sebesar 1.000 KL juga diperkirakan tiba pada periode yang sama," sebut Fahrougi.
Baca Juga:
Danki Brimob dan Kanit Paminal Ditahan Polda NTT di Tahan Buntut Kasus BBM Subsidi
Selain itu, lanjutnya, guna menjaga keandalan pasokan, PPN melakukan pengaturan distribusi secara terukur dan berkelanjutan, agar penyaluran BBM ke lembaga penyalur tetap berjalan, serta kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi.
"Penyaluran BBM ke SPBU diperkirakan akan kembali berangsur normal mulai akhir pekan ini, sehingga antrean kendaraan dapat terurai secara bertahap," tuturnya.
Masih kata Fahrougi, PPN juga terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait, guna memastikan kelancaran distribusi BBM di wilayah Tapteng dan Sibolga.
Fahrougi mengimbau, masyarakat khususnya di wilayah Sumatera Bagian Utara untuk tidak panic buying (pembelian panik) dengan kondisi yang terjadi.
"Tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat," katanya.
"Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan BBM, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135," pungkasnya.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]