TAPTENG.WAHANANEWS.CO - TAPIAN NAULI - PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Labuhan Angin melaksanakan rotasi pendamping untuk proses penerimaan batubara, sebagai wujud nyata dalam menguatkan tata kelola, transparansi, serta keamanan operasional pembangkitan listrik.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Mursala, Gedung Administrasi UBP Labuhan Angin pada hari ini (3/2/2026) dihadiri oleh berbagai pihak terkait.
Baca Juga:
PLN IP dan BI Sibolga Ubah Limbah Uang Kertas Jadi Energi Bersih
Di antara tamu kehormatan yang menghadiri adalah Komandan Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, PLH Manager UBP Labuhan Angin Yosef Sebastian Tobing, serta Asman Pengelolaan Energi Primer Zulham beserta seluruh petugas pendamping proses penerimaan batubara di lingkungan UBP Labuhan Angin.
Dalam sambutannya, Yosef Sebastian Tobing menjelaskan bahwa rotasi pendamping merupakan langkah strategis yang selaras dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
"Proses penerimaan batubara memiliki peran vital dalam menjaga kontinuitas dan keandalan pembangkitan. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengawasan dan pendampingan yang profesional, transparan, dan berintegritas," ucapnya.
Baca Juga:
PLN IP UBP Labuhan Angin Dorong Kualitas Pendidikan di STIE Al-Washliyah Sibolga
Selain itu, langkah ini juga dimaksudkan untuk meminimalkan potensi risiko, meningkatkan akuntabilitas, serta menjaga keandalan pasokan energi primer bagi operasional pembangkit.
Sementara itu, Bayu Hanuranto Wicaksono menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pengamanan objek vital nasional, termasuk sektor ketenagalistrikan.
"Kami siap mendukung upaya pengamanan dan pendampingan demi kelancaran operasional UBP Labuhan Angin sebagai bagian dari objek vital nasional," tegasnya, dengan harapan sinergi yang baik akan menjamin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.