TAPTENG.WAHANANEWS.CO - JAKARTA - PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Labuhan Angin telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama Teknis (PKT) Pengamanan dengan Markas Komando Pasukan Khusus (Mako Kopassus), dalam upaya mendukung kelancaran dan keamanan operasional pembangkit listrik.
Penandatanganan dilakukan dengan fokus utama pada pengamanan pelaksanaan pekerjaan Recovery Unit 1 yang menjadi agenda strategis dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional.
Baca Juga:
PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin Tindak Cepat, Salurkan Bantuan Banjir ke Sibolga dan Tapanuli Tengah
Kerjasama yang berlangsung selama satu tahun, mulai 1 Februari 2026 hingga 28 Januari 2027, diharapkan dapat memastikan seluruh rangkaian pekerjaan berjalan secara aman, tertib, dan kondusif.
Menurut Manajer PLN IP UBP PLTU Labuhan Angin Henri Aman Purba, kerja sama ini merupakan wujud nyata dukungan Kopassus terhadap operasional pembangkit.
Baca Juga:
PLN IP UBP Labuhan Angin Gelar "Healthy Talk": Waspada Gejala Influenza Tipe A
"Kopassus akan memberikan dukungan pengamanan guna meminimalisasi potensi gangguan keamanan serta mendukung kelancaran aktivitas operasional di area pembangkit," ujarnya Senin (2/2/2026) di Jakarta.
Sementara itu Bongot Tua Sinaga (Asisten Manager) dari Manajemen PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin dalam keterangannya menegaskan bahwa penandatanganan PKT ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu pada setiap pekerjaan strategis.
"Diharapkan proses Recovery Unit 1 dapat terlaksana lancar dan tepat waktu, sehingga mampu mendukung keandalan sistem ketenagalistrikan nasional," tambahnya.
[REDAKTUR : JOBBINSON PURBA]