TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Pandan - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah, menyalurkan bantuan kepada para pelaku UMKM terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Penyerahan bantuan kepada 49 pelaku UMKM ini dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (31/7/2026).
Baca Juga:
AMS Labuhanbatu Salurkan Bantuan Semen untuk Korban Kebakaran di Talak Simin
Dalam sambutannya, Wabup Mahmud Efendi menyampaikan, bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Tapanuli Tengah beberapa waktu lalu, tidak hanya merusak infrastruktur dan permukiman warga, tetapi juga memberikan hantaman telak terhadap sektor perekonomian rakyat, khususnya para pelaku UMKM.
"UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Ketika UMKM mengalami kesulitan, maka kesejahteraan masyarakat dan perputaran ekonomi daerah juga ikut terdampak. Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh tinggal diam," tegas Mahmud.
Meski menyadari bahwa bantuan yang diberikan belum sepenuhnya menutupi total kerugian yang dialami para korban, ia berharap dukungan ini dapat menjadi stimulan, modal awal, serta penyemangat bagi para pelaku usaha untuk kembali bangkit.
Baca Juga:
Warga Cuma Mampu Kos di Jakarta Puluhan Tahun Bisa Dapat Bantuan Rumah
Ia juga mengingatkan agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk operasional usaha dan tidak dialihkan atau diperjualbelikan.
Selain itu, Wakil Bupati mengajak para pelaku UMKM agar tetap memiliki semangat berwirausaha, terus berinovasi, serta memanfaatkan berbagai program pembinaan yang akan terus dilakukan pemerintah melalui pelatihan, pendampingan, fasilitasi permodalan, hingga pemasaran produk.
Kepada jajaran Dinas Koperasi dan UKM Tapteng maupun Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Mahmud Efendi menyampaikan apresiasi atas kerja keras dalam melakukan pendataan dan penyaluran bantuan.
Mahmud meminta agar proses pendampingan dan pengawasan terhadap penerima bantuan terus dilakukan, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran, tepat manfaat, serta bebas dari praktik pungutan liar.
Sebelumnya, dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tapteng, Erman Syahrin Lubis menyampaikan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Pemprovsu melalui Dinas Koperasi dan UKM, terhadap pelaku UMKM yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Ia menjelaskan bahwa bencana yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah telah mengakibatkan terganggunya aktivitas usaha masyarakat, kerusakan peralatan, hilangnya bahan baku, hingga terhentinya operasional usaha.
Oleh karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.
Erman juga memaparkan bahwa bantuan disalurkan kepada 49 pelaku UMKM yang tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Sarudik 10 penerima, Kecamatan Pandan 10 penerima, Kecamatan Tukka 10 penerima, Kecamatan Badiri 10 penerima, dan Kecamatan Barus 9 penerima.
Adapun bantuan yang diserahkan berupa 4 unit kompor dua tungku, 12 unit kompor satu tungku, 4 unit blender, 5 unit mixer, dan 24 unit hand mixer, dengan total 49 unit.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]