TAPTENG.WAHANANES.CO, Pandan - Bupati Masinton Pasaribu didampingi Wakil Bupati Mahmud Efendi, yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Tapteng, menerima bantuan PMI kepada korban banjir ekologis.
Penyerahan bantuan sebesar Rp1.320.000.000 secara simbolis dilaksanakan ruang rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapteng, Jumat (13/3/2026).
Baca Juga:
Bantu Pemulihan Bencana, Bupati Tapteng Apresiasi Caritas Indonesia
Atas nama Pemkab Tapteng, Masinton mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pengurus PMI, terkhusus kepada Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf kalla, yang telah memimpin pergerakan PMI dan melakukan tugas-tugas kemanusiaan, khususnya masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Tapteng.
Menurutnya, dalam proses transisi darurat bencana ke pemulihan, PMI hadir membantu masyarakat Tapteng, menyediakan air bersih dan melakukan pembersihan sedimen pasir dari sekitar bantaran sungai.
“Selain itu, PMI juga membersihkan drainase pemukim warga, pelayanan kesehatan, serta bantuan kemanusiaan lainnya yang sangat membantu masyarakat kami,” kata Masinton.
Baca Juga:
Bupati Tapteng Hadiri Rakornas, Dukung Swasembada Pangan
Masinton menyampaikan, bantuan uang tunai sebesar Rp1.320.000.000, akan diterima 1.320 Kepala Keluarga. Masing-masing KK mendapat Rp1 juta.
“Bantuan ini sangat berarti dan bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi ini bulan Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Sajjana Prajna Wekadigunawan mengatakan, bantuan yang disalurkan didukung melalui pendanaan Disaster Response Emergency Fund (DREF), dari International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC).
Melalui program tersebut, sebanyak 1.320 kepala keluarga di Kabupaten Tapanuli Tengah akan menerima bantuan tunai sebesar Rp1.000.000 per Kepala Keluarga (KK), yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia..
“Pendistribusian bantuan diberikan kepada masyarakat terdampak yang tersebar di 4 kecamatan dan 31 desa/kelurahan,” katanya.
Dalam penetapan penerima manfaat, ungkap Sajjana, dilakukan berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan PMI bersama pemerintah daerah, guna memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Sajjana berharap, bantuan tunai tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan mendesak, seperti kebutuhan sehari-hari, memperbaiki alat-alat rumah tangga, serta mendukung proses pemulihan, setelah bencana banjir yang melanda.
Sajjana mengungkapkan, pelaksanaan program tersebut bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PT Pos Indonesia yang membantu proses penyaluran bantuan kepada para penerima manfaat.
Sementara itu, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Sumatera Utara, Bahdin Nur Tanjung menegaskan, Palang Merah Indonesia Sumatera Utara fokus terus membantu dan mendukung langkah-langkah pembenahan pascabencana di Tapteng.
“Seluruh keluarga besar PMi mendoakan agar korban meninggal dunia diterima di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Kami juga mendoakan agar masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini, serta tetap semangat untuk bangkit kembali,” ucapnya.
Bahdin menuturkan, pasca banjir dan longsor di wilayah Tapteng, PMi Sumatera Utara bersama serta mitra pendukung terus hadir di tengah masyarakat terdampak.
Penyerahan bantuan yang berasal dari PMI kepada korban bencana ekologis Tapteng, Jumat (13/3/2026)