TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Pandan - Pascabencana ekologis, Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mendorong penerapan pembelajaran yang menyenangkan di seluruh satuan pendidikan.
Metode ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan partisipatif, sehingga siswa merasa nyaman dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran Dukung Adaptasi Teknologi Pengolahan Sampah Singapura yang Disesuaikan dengan Kearifan Lokal
Plt Kadis Pendidikan Tapteng, Johannes Simanjuntak mengatakan, pembelajaran menyenangkan dilaksanakan melalui metode interaktif seperti diskusi kelompok, permainan edukatif.
“Pembelajaran menyenangkan ini untuk meningkatkan semangat dan kualitas siswa,” kata Johannes, Sabtu (21/2/2026), di Pandan.
Johannes menuturkan, pihaknya juga meluncurkan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Kebencanaan, yang berfokus pada sekolah tangguh bencana dan mitigasi kebencanaan, pelatihan psikososial guru, penanaman nilai kearifan lokal, serta penetapan SOP sekolah terhadap peduli lingkungan sekolah.
Baca Juga:
Humbahas Butuh Anggaran 467 Miliar Untuk Rehablitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana
Kegiatan ini ditandai dengan adanya pembangunan TPS di setiap satuan pendidikan, penanaman pohon dan bunga di lingkungan sekolah, pembenahan sekolah melalui pengecatan.
“Dengan demikian, layanan dasar pendidikan diharapkan dapat terwujud di masing-masing satuan pendidikan yang ada di Tapteng,” pungkasnya.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]