TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Pandan - Surat palsu mengatasnamakan Kepala BKPSDM Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang ditujukan kepada kepala satuan pendidikan beredar melalui aplikasi WhatsApp.
Berapa kepala sekolah yang menerima surat tersebut diantaranya, Kepala UPTD TK Negeri Satu Atap Sipea-pea, Kepala UPTD SD Negeri 153009 Bottot I, Kepala UPTD SD Negeri 157018 Tebing Tinggi, dan Kepala UPTD SMP Negeri 1 Lumut.
Baca Juga:
Pria Todongkan Pistol ke Petugas SPBU Tol Jagorawi, Diduga Gegera Tak Bisa Isi Pertalite
Mengetahui beredarnya surat tersebut, Kepala BKPSDM Tapanuli Tengah (Tapteng), Gusni Army Pasaribu, menegaskan jika surat tersebut palsu. Pihaknya tidak pernah mengeluarkan surat dengan isi maupun format sebagaimana yang beredar tersebut.
"Kami pastikan surat tersebut adalah palsu dan hoax," ujar Gusni Army Pasaribu, Jumat (6/3/2026), di Pandan.
Gusni menegaskan, surat tersebut bukan dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tapteng. Barcode tanda tangan elektronik yang tercantum pada surat tersebut tidak sah dan tidak berasal dari sistem resmi tanda tangan elektronik yang digunakan BKPSDM Tapteng.
Baca Juga:
Bansos Agar Tepat Sasaran, Luhut Bakal Atur Penerima Tak Bisa Belanja Sembarangan
"BKPSDM Kabupaten Tapanuli Tengah tidak pernah mengeluarkan surat dengan isi maupun format sebagaimana yang beredar tersebut, termasuk permintaan koordinasi kepada pihak sekolah sebagaimana tertulis dalam surat tersebut," tegas Gusni.
Ia mengimbau, kepada seluruh instansi pemerintah, kepala sekolah, dan masyarakat, agar tidak menindaklanjuti isi surat tersebut. Gusni juga meminta, apabila menerima atau menemukan surat serupa, diharapkan untuk melakukan konfirmasi langsung kepada BKPSDM Tapteng.
"Kami berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel, demi memberikan kenyamanan serta kepastian kepada seluruh penerima layanan," pungkas Gusni.