TAPTENG.WAHANANEWS.CO - PINANGSORI
Selasa (9/12/2025) sore - Dansat Brimob Polda Sumatera Utara Kombes Rantau Isnur Eka, didampingi Danki Brimob Polda Sumut Kompol M. Kadoli, langsung mengunjungi Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, untuk mengkoordinasikan pembangunan kembali jembatan rambing yang putus akibat banjir bandang pada 25 November 2025 lalu.
Rombongan yang dibantu Kanit Binmas Polsek Pinangsori Aiptu B. Sipayung dan Babinsa Parjalihotan Aiptu Torang Munthe, segera berdialog dengan Kepala Desa Parjalihotan Nuato Harefa.
Baca Juga:
Kecewa!! Korban Penganiayaan Sebut "Percuma Lapor Polisi"
Selanjutnya, Dansat Brimob meninjau lokasi jembatan putus dan melakukan lobi serta koordinasi dengan Kapolres Tapteng AKBP Wahyu Indrajaya guna menyediakan jembatan alternatif bagi masyarakat yang terisolir di seberang Sungai Parjalihotan.
"Nyawa dan keselamatan masyarakat paling utama. Langkah awal kita adalah menempatkan anggota satuan di lokasi untuk pemantauan dan evaluasi cepat apabila sungai kembali meluap," ungkap AKBP Rantau Isnur.
Baca Juga:
Judi Tembak Ikan "Pipit" dan Logo Kupu-Kupu Bebas Beroperasi, Polres Belawan Disorot, Ada Apa?

Kepala Desa Nuato menjelaskan potensi bahaya yang akan dihadapi jika jembatan penghubung tidak segera diperbaiki. Ratusan warga di seberang sungai menggantungkan hidupnya lewat akses tersebut, termasuk untuk sekolah, mencari bahan makanan, dan kebutuhan sehari-hari.
"Kami berharap Polda membantu membuat jalan alternatif," katanya.
Menanggapi hal itu, Dansat Brimob meminta Danki Brimob untuk segera melaksanakan perbaikan jembatan alternatif.
"Pak Danki akan langsung di lapangan, kita upayakan jembatan apung dulu. Apa pun yang dibutuhkan, akan langsung dilengkapi," ujarnya.
Sebagai langkah pertama, Danki Brimob akan membuat tenda penginapan di lokasi hari ini juga.
Camat Pinangsori Agus Harianto yang juga hadir, menyampaikan kekhawatiran terhadap ratusan kubik kayu besar yang menumpuk di hulu sungai, berjarak kurang 300 meter dari jembatan.
"Jika banjir kembali, kayu tersebut berpotensi menghantam rumah warga," katanya.
Dansat Brimob kemudian segera berkoordinasi dengan Kapolres Tapteng untuk mengupayakan alat berat guna membersihkan material kayu tersebut.
Hadir juga dalam kunjungan ini Sekdes Parjalihotan Suhardi dan Kadus III Parjalihotan Ardiansyah Lubis.
[REDAKTUR : HADI KURNIAWAN]