TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Sibabangun - Banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menimbulkan duka dan kesedihan di tengah warga.
Bencana hidrometeorologi ini meninggalkan jejak yang tidak hanya terlihat pada rumah yang roboh, jalan yang putus, maupun jembatan yang ambruk.
Baca Juga:
Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Lampung hingga Jawa Tengah
Luka terbesarnya berada pada keluarga yang kehilangan orang yang dicintai.
Data yang didapatkan dari Posko Penanggulangan Bencana Kecamatan Sibabangun, Tapteng, dua orang dinyatakan meninggal dunia, belasan lainnya hilang, 121 rumah rusak berat dan sedang.
Berikut nama-korban meninggal dan hilang di Kecamatan Sibabangun.
Baca Juga:
Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Banjir dan Longsor, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem
Meninggal dunia:
1. Faozaro Zendrato
2. Rahmat Jaya Zendrato
Hilang:
1. Abdul Manan Nasution (58)
2. Fatieli Hulu
3. Boru Gulo
4. Radina Mendrofa
5. Selvia Zebua
6. Mitaria Telaumbanua
7. Johannes Hati Laoli
8. A Jese Zalukhu
9. Yostoni Laoli (44)
10. Yuliadi Telaumbanua
11. Pane
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]