TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Sibabangun - Ratusan masyarakat Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah, mendatangi Mapolsek Sibabangun, Kamis (1/1/2026) sore.
Aksi spontanitas masyarakat mendatangi Mapolsek Sibabangun, dipicu keresahan berkepanjangan atas maraknya peredaran narkotika di desa mereka. Aktivitas pengedar dinilai telah merusak ketenteraman dan rasa aman masyarakat.
Baca Juga:
Kapolrestabes Medan Silaturahmi ke DPW NasDem Sumut : Sinergi Membangun Kota Medan yang Aman dan Harmonis
Sejumlah warga menyebut beberapa lokasi peredaran narkoba. Salah satunya gubuk di Lingkungan II Kelurahan Sibabangun, yang beroperasi hampir setiap hari sebagai tempat transaksi narkotika.
Rahmad Lubis, perwakilan warga, meminta polisi agar bertindak cepat dan tegas kepada penjahat-penjahat narkoba, baik pemakai, pengedar, maupun bandar.
"Kami meminta polisi melakukan tindakan tegas dalam memberantas maraknya peredaran narkoba di Sibabangun,” kata Rahmad.
Baca Juga:
Kapolrestabes Medan Sambut Silaturahmi Pimpinan Lapas dan Rutan, Tegaskan Komitmen Sinergi Penegakan Hukum
Rahman Tambunan, perwakilan warga lainnya, mewanti-wanti pihak kepolisian agar serius menangkap semua yang terlibat dalam jaringan barang haram tersebut.
Pasalnya, salah satu terduga bandar yang sebelumnya dinyatakan DPO oleh pihak kepolisian, tidak juga ditangkap. Padahal pelaku tersebut sempat muncul di desa mereka.
"Kita minta polisi menangkapnya. Jangan sampai kejadian Singkuang terjadi di Sibabangun," tegas Rahman.
Masih kata Rahman, keseriusan polisi dalam melakukan penindakan dan pemberantas peredaran narkoba sekaligus menangkap para pengedar beserta bandarnya, tentunya sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo.
"Tangkap para pelaku, pengedar dan bandarnya, untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa agar bebas dari pengaruh penyalahgunaan narkoba," katanya.
Kapolsek Sibabangun, Iptu Totok Catur Wahyono, yang menerima warga, menegaskan komitmen memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
Totok menegaskan bahwa jajarannya tidak akan pernah berhenti dalam upaya memerangi peredaran narkoba.
Ia berharap, sinergitas antara polisi dengan masyarakat sangat diperlukan
dalam upaya pemberantasan peredaran barang haram tersebut.
"Kami juga berharap agar warga berani melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungannya,” ujar Totok.
[Redaktur: Jobbinson Purba]