TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Sibabangun - Hari kelima belas pasca
bencana hidrometeorologi yang menerjang Tapteng, satu mayat korban kembali ditemukan tertimbun reruntuhan rumah dan tanah longsor di Sibabangun.
Marlina Gulo (47), yang merupakan warga Desa Sibiobio, ditemukan warga dan Tim SAR di lokasi longsor di Dusun II Desa Muara Sibuntuon, Kecamatan Sibabangun, Kamis (4/12/2025), sekira pukul 12.00 WIB.
Baca Juga:
BNPB Perkuat OMC untuk Kurangi Dampak Banjir dan Longsor di Pati, Jepara, hingga Demak
Camat Sibabangun, Romulus Simanullang mengatakan, mayat tersebut berjenis kelamin perempuan. Marlina merupakan korban longsor bersama suaminya Fatieli Hulu (48), yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian.
"Nyangkut di pohon aren dan tertimbun reruntuhan rumah dan tanah," ungkap Romulus.
Dengan ditemukannya jasad Marlina, sudah 3 korban hilang yang ditemukan dari 13 orang yang dinyatakan hilang di Kecamatan Sibabangun,
Baca Juga:
BNPB Laporkan Perkembangan Penanganan Bencana Hidrometeorologi hingga Pertengahan Januari 2026
Sebelumnya, ditemukan dua mayat korban atas nama Faozaro Zendrato dan Rahmat Jaya Zendrato. Keduanya juga merupakan warga Desa Sibiobio, Kecamatan Sibabangun.
Berikut nama-nama korban yang hilang dan masih dilakukan pencarian: Abdul Manan Nasution, Fatieli Hulu, Radina Mendrofa, Selvia Zebua, dan Mitaria Telaumbanua.
Berikutnya, Johannes Hati Laoli, A Jese Zalukhu, Yostoni Laoli, Yuliadi Telaumbanua, dan Roy Sarma Pane.