TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Tukka - Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali dilanda banjir, setelah diguyur hujan, Minggu (2/8/2026). Sejumlah wilayah di Kecamatan Tukka dan Kecamatan Badiri mengalami genangan air.
Banjir yang melanda kawasan ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi, menyebabkan meluapnya aliran sungai hingga menggenangi permukiman warga.
Baca Juga:
Pemkab Bogor Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Bendungan Cijurey, Target Selesai Akhir 2027
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, langsung melakukan peninjauan ke lokasi banjir. Peninjauan dilakukan guna memastikan penanganan darurat bencana berjalan cepat, tepat sasaran, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak.
Di sela-sela peninjauannya, Masinton menegaskan, Pemkab Tapanuli Tengah bergerak cepat melakukan penanganan darurat melalui normalisasi sungai.
Ia telah menginstruksikan agar alat berat segera didatangkan ke lokasi, guna mempercepat proses pengerjaan agar aliran sungai dapat kembali berfungsi secara optimal.
Baca Juga:
SIKAT SAMPAI KE GUDANG ! APH DIMINTA JANGAN HANYA TANGKAP PELANGSIR DI SPBU
"Secepatnya harus dilakukan normalisasi. Alat berat harus segera kita datangkan agar penanganan dapat berjalan maksimal," tegas Bupati.
Selain normalisasi, Masintonemastikan jika Pemkab Tapteng juga akan melaksanakan pengerukan Sungai Sipange, untuk mengembalikan kapasitas daya tampung aliran sungai, serta meminimalisasi potensi banjir berulang.
Dalam penanganan jangka panjang, Bupati mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum, terkait rencana pembangunan sabo dam di wilayah hulu Sungai Sipange, guna menahan material dan mengendalikan debit air.