TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Tukka - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah pada Sabtu 18 Juli 2026 siang hingga sore hari, menyebabkan banjir di sejumlah titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapteng langsung bergerak cepat, menerjunkan personel untuk mengevakuasi warga dan memantau kondisi lapangan.
Baca Juga:
Tak Hanya Banjir, China Kini Diteror 900 Ular Berbisa yang Lepas dari Peternakan
Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Tapteng, yang disampaikan oleh Plh Kalaksa BPBD, Ardiansyah Harahap, dan Kabid Kedaruratan dan Logistik, Erianto Tambunan, ada empat kecamatan yang dilanda banjir.
Empat kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Tukka, Kecamatan Badiri, Kecamatan Pinangsori, dan Kecamatan Sarudik.
Merespons situasi tersebut, Tim BPBD Tapteng langsung menerjunkan Regu III dan Regu IV ke lokasi kejadian, dengan didampingi langsung Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD.
Baca Juga:
Banjir 1,2 Meter Rendam Sukaraja Bogor, 657 Warga Terdampak
Dalam operasi penyelamatan ini, tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, Babinsa, Basarnas, TNI, serta dibantu warga setempat, melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak ke tempat yang lebih aman.
Setelah evakuasi awal, petugas di lapangan juga menyisir rumah-rumah warga dari pintu ke pintu, untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal atau terjebak banjir.
Hingga laporan diturunkan pada Sabtu malam, kondisi banjir di Kelurahan Sipange, Bonalumban, dan Hutanabolon (Kecamatan Tukka), serta wilayah terdampak di Kecamatan Badiri dan Kecamatan Pinangsori, dilaporkan sudah berangsur surut.