"Jembatan gantung nantinya akan menjadi sarana penghubung Dusun III yang terpisah oleh sungai dan medan yang sulit," ungkapnya.
Ia menekankan agar TPK melaksanakan pekerjaan dengan mengutamakan kualitas, kepatuhan pada spesifikasi teknis, dan pengelolaan tepat waktu.
Baca Juga:
TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan di Aceh Tamiang, Hampir Rampung
TPK juga diimbau untuk memperhatikan detail pekerjaan, melakukan pelaporan berkala, serta mematuhi standar keselamatan, serta memastikan pekerjaan sesuai rencana dan kualitas yang diinginkan.
"Kita ingin menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkualitas, agar generasi masa depan dapat memanfaatkannya," tukas Sellina.
[Redaktur: Hadi Kurniawan]