Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Sri Khairunnisa, mengucapkan terima kasih kepada Agincourt Resources yang telah membangun TPS berstandar bagi dua Puskesmas di wilayah lingkar tambang.
TPS tersebut nantinya akan digunakan untuk mengumpulkan, memilah, dan menyimpan limbah infeksius/B3 sebelum diangkut pihak ketiga berizin.
Baca Juga:
Sri Lanka Kembalikan Ribuan Ton Limbah ke Inggris
"TPS ini berfungsi sebagai tahap transisi dalam pengelolaan limbah, dimana limbah dikumpulkan, disortir, dan dipersiapkan untuk proses selanjutnya," papar Sri.
Menurut Sri, limbah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) berbeda dari limbah-limbah instansi lain. Limbah fasilitas kesehatan perlu penanganan khusus.
Pengelolaan limbah fasyankes sangat krusial untuk mencegah penularan penyakit infeksius, melindungi petugas kesehatan, pasien, dan pengunjung, serta mencegah pencemaran lingkungan akibat limbah berbahaya (B3).
Baca Juga:
Selat Bali Tercemar Limbah Medis Berupa Sampah Antigen Covid-19
"Terima kasih kepada PT AR yang telah memberikan TPS yang sesuai standar," kata Sri.
Sebagai Puskesmas percontohan di Tapanuli Selatan, kepada petugas Puskesmas Batang Toru dan Muara Batang Toru Sri menekankan optimalisasi pelayanan dan kerjasama demi kesehatan masyarakat.
"Tingkatkan kualitas, efisiensi, dan efektivitas layanan melalui maksimalisasi sumber daya, penguatan kompetensi dan inovasi," pungkasnya.