TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Pandan - Pemkab Tapteng melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah, melalui kegiatan Gerakan Pasar Murah (GPM)
Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Pandan, Rabu (19/8/2026), menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau bagi masyarakat. Sejumlah bahan pangan utama yang dijajakan meliputi beras, minyak goreng, telur, gula, serta bawang merah.
Baca Juga:
Gerakan Pasar Murah Adalah Bentuk Keberpihakan Pemerintah Kepada Warga
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tapteng, Basyri Nasution menyebutkan, GPM merupakan bentuk intervensi nyata pemerintah daerah guna menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi fluktuasi harga.
“Gerakan Pasar Murah ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi. Pelaksanaannya dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak,” ujar Basyri.
Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara Pemkab Tapteng dengan berbagai pemangku kepentingan strategis di antaranya, Perum Bulog & BUMD PT Sarana Pembangunan Tapian Nauli, pelaku usaha lokal, dan Bank Indonesia.
Baca Juga:
Pemkab Paluta menggelar Pasar Murah di Pasar Siunggam.
Lebih jauh disampaikan, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, Pemkab Tapteng telah menjadwalkan pelaksanaan GPM di sejumlah titik strategis lainnya.
Setelah pembukaan di Kecamatan Pandan, rangkaian GPM selanjutnya akan menyasar lokasi lainnya yakni, Lapangan GOR Pandan, Kecamatan Pandan, dan kawasan tugu ikan Sibuluan.
"Melalui program yang terjadwal dan sinergi lintas sektor ini, Pemkab Tapteng optimis ketersediaan bahan pokok tetap aman, stabilitas harga terjaga, serta daya beli masyarakat Tapteng semakin terlindungi demi mewujudkan kesejahteraan ekonomi daerah," tandas Basyri