WAHANANEWS.CO, Batang Toru - PT Agincourt Resources (PTAR) terus membangun dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Strategi ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat sekitar, jika nantinya PT Agincourt Resources tidak beroperasi lagi.
Melalui transformasi mata pencaharian, berbagai upaya dilakukan untuk memberikan kesejahteraan serta peningkatan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca Juga:
Dukung Budaya Kerja ASN yang Efektif dan Efisien, Pemkab Tapteng Terapkan WFH
Strategi ini diharapkan dapat mengalihkan ketergantungan dari industri ekstraktif menuju sektor yang mandiri dan berkelanjutan. Fokus pada penciptaan alternatif mata pencaharian baru dan penguatan ekonomi lokal masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.
Bersama masyarakat Batang Toru, Agincourt Resources membangun dua program peternakan sebagai fondasi ekonomi yakni, Martabe Goat Farm dan Martabe Chicken Farm. Program berbasis potensi daerah ini berlokasi di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
"PTAR menghadirkan Martabe Social Enterprise untuk menciptakan industri non-tambang, yang mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat Batang Toru dan Muara Batang Toru secara berkelanjutan," kata Senior Supervisor Agriculture Development Agincourt Resources, Minhajul Abidin, Sabtu (6/6/2026), di Batang Toru.
Baca Juga:
Pesawat Garuda dan Citilink Tak Bisa Terbang karena Telat Maintenance, Disorot Danantara
Lebih jauh diungkapkan, Martabe Goat Farm menjadi sentra pembibitan kambing unggul. Pengembangbiakan (breeding) dilakukan agar masyarakat memiliki akses terhadap bibit kambing unggul, sebagai sumber pendapatan baru.
Ket foto: Program pemberdayaan masyarakat berkelanjutan PT Agincourt Resources melalui Martabe Chicken Farm
Kambing yang dibibitkan jenis Kambing boerka hasil persilangan antara kambing jantan Boer (Afrika Selatan) dengan kambing betina Kacang (lokal Indonesia). Kambing ini menggabungkan pertumbuhan cepat dan postur besar Boer dengan daya adaptasi tinggi Kambing Kacang terhadap lingkungan lokal.
Keunggulan utama dari kambing Boerka meliputi, pertumbuhan cepat, kualitas daging tinggi, dan kemampuan beranak yang tinggi, serta tahan penyakit dan adaptif.
"Sangat tangguh dan mudah beradaptasi dengan pakan dan lingkungan. Saat ini ada sekitar 80 ekor yang kita kembangbiakkan," sebutnya.
Masih kata Minhajul, selain untuk memperkuat ekonomi petani lokal, unit usaha Martabe Chicken Farm diharapkan menjadi sentra produksi telur di Kabupaten Tapanuli Selatan. Martabe Chicken Farm juga untuk mendukung ketahanan pangan.
"1.300 ayam petelur yang kita ternakkan. Produksi tiap hari sebanyak 1.100 butir telur. Tingkat produktivitas mencapai 84 persen dan terus meningkat," imbuhnya.
Disebutkan, sebagai bagian dari program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup serta kemandirian masyarakat sekitar area operasional perusahaan, Martabe Social Enterprise memberdayakan pemuda lokal dalam mengelola peternakan
"Selain warga sekitar, kita juga melibatkan 14 siswa SMKN 1 Batang Toru untuk praktik peternakan langsung. Kita berikan pendampingan teknis," timpalnya.
Untuk pengadaan pakan, PTAR bekerja sama dengan petani jagung melalui skema contract farming dengan harga yang stabil, sehingga memberikan kepastian pasar dan mendukung peningkatan pendapatan petani.
Sementara itu, Habib Khairi (32), mengucapkan terima kasih telah dipercaya menjadi Supervisor Martabe Chicken Farm. Warga Desa WEK III Batang Toru ini mengaku banyak mendapatkan ilmu tentang peternakan, setelah bergabung dalam Program Martabe Social Enterprise.
"Selain mendapatkan insentif, kita juga diajari tentang peternakan modern. Alhamdulillah, unit usaha mulai memiliki arus kas mandiri dari penjualan telur," ujar Habib Khairi, yang didampingi Supervisor Martabe Goat Farm, Indra Saputra (35), warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batang Toru.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]