"Kalau tetap dibiarkan, akan berpotensi menimbulkan laka lantas. Bahkan kenderaan bisa terperosok ke dalam sungai. Makanya segera kita ganti,"
Sementara itu, Kepala Desa Sialogo, Yareti Waruwu menyebutkan, jembatan gelagar besi yang berada di dusun I itu merupakan akses penghubung antar desa, serta menjadi kebutuhan masyarakat untuk menunjang roda perekonomian.
Baca Juga:
Fakta Dana Ketahanan Pangan: Awak Media dan LSM Pastikan Tidak Ada Kegiatan Fiktif di Kampong Lae Mate
"Jalan ini sangat dibutuhkan oleh warga kami untuk ke ladang, dan akses satu satunya untuk mengangkut hasil perkebunan kami," katanya.
Diharapkan, jalan yang menjadi akses para warga untuk bisa lebih cepat dan lebih memadai untuk ke ladang maupun sebaliknya, dapat merasa aman dan nyaman saat melintas.
Baca Juga:
Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Hadiri Sosialisasi Akuntablitas Pengelolaan Dana Desa
"Himbauan kita, agar nantinya jalan ini dirawat bersama. Untuk angkutan berat kami harapkan tidak melewati jembatan agar bisa bertahan," imbau Yareti.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]