“Tahun ini kita juga programkan desa tangguh bencana, terutama daerah-daerah rawan bencana banjir dan longsor. Kita juga memperkenalkan sejak usia dini dengan membuat kurikulum muatan lokal, mulai dari PAUD, SD, SMP, mengenal karakteristik bencana,” tandasnya
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]