TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Batang Toru - Bencana banjir bandang yang menghantam Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, akhir November 2025 lalu, menyisakan duka dan trauma bagi penyintas hingga mengikis keceriaan mereka.
Mengembalikan semangat hidup dan keceriaan sembari mengharapkan berkah Ramadhan, PT Agincourt Resources (PTAR) memberikan layanan trauma healing (dukungan psikososial), bagi penyintas yang mendiami hunian sementara (huntara) di Desa Batuhula, Kecamatan Batang Toru.
Baca Juga:
Banjir Bandang Terjang Kampung Toweren, Sawah Tertutup Kayu dan Lumpur
Pendampingan psikososial di lokasi pengungsian yang dilaksanakan, Sabtu (21/2/2026), sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian pngelola Tambang Emas Martabe tersebut kepada masyarakat.
Untuk pelayanan trauma healing yang mengambil tema "Berkah Ramadhan, Bangkit Bersama Tambang Emas Martabe", PT Agincourt Resources menggandeng Yayasan Abulyatama Indonesia Padangsidimpuan.
Kegiatan diawali dengan sesi motivasi spiritual pasca bencana, dirangkai dengan trauma healing sederhana (relaksasi, dzikir terpandu), edukasi pengelolaan emosi, serta dialog dan sharing.
Baca Juga:
Pemulihan Sektor Pertanian, Pemkab Tapteng Serahkan Batuan 94 Ton Benih Padi Kepada Petani
"Layanan trauma healing ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang menitikberatkan pada pemulihan kondisi psikologis dan spiritual penyintas, terutama anak-anak dan kelompok rentan," ujar Manager Community Relations PT Agincourt Resources, Masdar Muda Hasibuan.
Didampingi Senior Manager Community, Christine Pepah, Masdar menuturkan, PT Agincourt Resources berupaya hadir tidak hanya secara fisik, tetapi secara empatik dan berkelanjutan, sehingga diharapkan dapat berkonstribusi dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana.