TAPTENG.WAHANANEWS.CO - SIBOLGA
PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Labuhan Angin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Pemerintah Kota Sibolga.
Kerja sama strategis ini diharapkan mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan sekaligus percepatan pemulihan pasca bencana di wilayah tersebut.
Baca Juga:
PLN IP UBP Labuhan Angin Audiensi dengan Korem 023/KS
Penandatanganan Berlangsung di Dua Lokasi Terpisah
Penandatanganan dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berlangsung di Kantor Bupati pada Rabu sore (07/01/2026), dihadiri Bupati Masinton Pasaribu, SH, MH beserta jajaran staf ahli bidang pemerintahan, hukum, ekonomi, dan pembangunan.
Dari pihak PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin, hadir Manager Hendri Aman Purba bersama tim lingkungan, hukum, serta CSR & humas.
Baca Juga:
SNI FABA Resmi Ditetapkan, PLN Dorong Pemanfaatan Limbah PLTU Jadi Aset Bernilai Ekonomi
Sementara itu, penandatanganan dengan Pemerintah Kota Sibolga dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota pada Jumat (09/01/2026), dengan kehadiran Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik, S.Pd, MH dan tim manajemen UBP Labuhan Angin.
Kedua acara penandatanganan dilakukan secara resmi sebagai wujud komitmen bersama mengoptimalkan pemanfaatan FABA.
FABA Diharapkan Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
MoU ini menjadi dasar untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan pengawasan terhadap pelaksanaan pemanfaatan FABA, memastikan pelaksanaannya sesuai ketentuan, aman lingkungan, dan bermanfaat luas.
Limbah hasil operasional PLTU Labuhan Angin tersebut memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan infrastruktur, terutama setelah bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga.
Rencananya, FABA akan digunakan sebagai bahan baku konstruksi pengganti sebagian semen, pembuatan batako, paving block, serta sebagai lapisan dasar pada pembangunan dan perbaikan jalan.
Produk konstruksi berbahan FABA juga akan diterapkan untuk normalisasi dan rehabilitasi fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, dan sarana publik lainnya.
Komitmen untuk Pembangunan Berkelanjutan
Manager UBP Labuhan Angin Hendri Aman Purba menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen PLN Indonesia Power dalam pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab dan penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.
"Melalui pemanfaatan FABA ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, sekaligus mendukung pemulihan infrastruktur pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga," ujarnya.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi guna mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pesisir barat Sumatera Utara.
[REDAKTUR : JOBBINSON PURBA]