Dikonfirmasi ke Bidang Asset Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, Raja Pulungan, membenarkan jika satu unit mobil pusling Pinangsori telah diajukan sebagai barang lelang pada Desember 2024 lalu.
"Ia benar sudah diusulkan dalam keadaan keempat ban mobil sudah tidak ada. Begitulah fotonya," ungkapnya.
Baca Juga:
MUI Kabupaten Sumedang Gelar Rapat Koordinasi Bahas Ketahanan Keluarga, Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan, mobil standby pusling tersebut sengaja dipreteli. Namun saat itu ia takut mengabadikannya.
"Itu mobil sudah dibongkar sekitar bulan Desember 2024 setelah pergantian Kapus lama. Coba cek ke lokasi, nanti juga akan terlihat kondisinya," katanya.
[Redaktur : Hadi Kurniawan]