TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Pandan - PT Agincourt Resources (PTAR) kembali mempertegas komitmen dalam upaya pelestarian ekosistem laut dan pesisir pantai, dengan menyelenggarakan aksi bersih kawasan hutan mangrove dan workshop membuat terumbu karang.
Aksi bersih kawasan hutan mangrove seluar 29 hektare dilaksanakan di Desa Aek Garut, Kecamatan Pandan, Tapteng, Kamis (25/6/2026) pagi. Sementara untuk pelatihan membuat terumbu karang digelar di Matahari Mangga Dua, Pandan, siang harinya.
Baca Juga:
Gema Ramadhan 1447 Hijriah, PT Agincourt Recources Gelar Beragam Lomba Bernuansa Islami
Pelaksanan dua langkah strategis tersebut bertujuan untuk mendukung pemulihan dua ekosistem kunci pesisir, yang saling mendukung kehidupan laut dan perlindungan garis pantai.
Upaya pelestarian ekosistem laut dan pesisir pantai ini berkolaborasi dengan Kelompok Tani Hutan Lestari, Yayasan Masyarakat Penjaga Pantai Barat (YAMANTAB), dan Kelompok Konservasi Laut Nusantara (KKLN).
Aksi bersih hutan mangrove berhasil mengumpulkan 150 kilogram berbagai macam sampah diantaranya, plastik, kertas, kardus, kaleng, dan kaca. Sampah yang terkumpul nantinya akan didaur ulang oleh Bank Sampah Yamantab.
Baca Juga:
Kembalikan Tanaman Kakao di Tapanuli Selatan, Agincourt Resources Gelontorkan Program Martabe Cocoa
Dalam pertemuan interaktif bertajuk "Dari Hati untuk Bumi" ini, pendiri Yayasan Masyarakat Penjaga Pantai Barat (Yamantab), Damai Mendrofa, memaparkan tata cara membuat terumbu karang dari campuran beton ramah lingkungan, dengan pH yang disesuaikan dengan air laut.
Ket foto: Aksi bersih kawasan hutan mangrove seluar 29 hektare dilaksanakan di Desa Aek Garut, Kamis (25/6/2026) pagi.
Dituturkan, terumbu karang buatan akan berfungsi sebagai tempat menempel, tumbuh, dan berkembang biak berbagi jenis karang, sekaligus menjadi tempat berlindung ikan dan hewan laut lainnya.
"Ini upaya memulihkan kembali kawasan terumbu karang. Membuat terumbu karang akan meningkatkan kesadaran serta pemahaman akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem pesisir dan biota laut. Jadi yang didemonstrasikan adalah pembuatan terumbu karang reef bowl," ucap Damai.
Lebih jauh disebutkan, ekosistem yang sehat tidak hanya menjaga keseimbangan alam, tetapi juga mampu mendukung pengembangan pariwisata bahari, menjamin kelangsungan dan hasil tangkapan nelayan, serta berperan besar dalam menjaga stabilitas iklim wilayah dan menahan laju perubahan iklim global.
Oleh itu, Damai mengajak masyarakat ikut melestarikan lingkungan, dengan disiplin melakukan tindakan-tindakan kecil seperti, tidak membuang sampah ke sungai atau laut, memilah sampah dari rumah, serta tidak merusak terumbu karang maupun tanaman bakau.
Damai juga mengapresiasi pengelola Tambang Emas Martabe yang senantiasa mendukung hingga terbentuknya Kelompok Konservasi Laut Nusantara, sebagai upaya pelestarian pesisir di wilayah Tapanuli Tengah dan sekitarnya, agar dapat berjalan dalam jangka panjang.
"Ini menjadi bukti nyata bahwa PT Agincourt Resources berkontribusi menjelajah hingga ke Tapanuli Tengah," tukasnya
Sementara itu, Manager Biodiversity & Environmental Strategic Development Agincourt Resources, Syaiful Anwar menyampaikan, aksi bersih kawasan hutan mangrove dan workshop membuat terumbu karang merupakan upaya strategis PTAR untuk fokus terhadap konservasi sumber daya laut.
PT Agincourt Resources membidik Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga disebabkan areanya yang berada di kawasan teluk, yang menjadi rumah dari biota laut.
"Ini bagian dari upaya sistematis dan terencana untuk menghindari ancaman kepunahan terumbu karang dan perlindungan kawasan pesisir," kata Syaiful.
Lanjut Syaiful, blue karbon pada ekosistem laut menjadi sangat penting dan strategis. Karbon organik yang ditangkap dan disimpan oleh lautan dalam ekosistem pesisir bervegetasi seperti hutan bakau, rawa garam, atau padang lamun.
"Ekosistem ini sangat penting karena mampu menyerap karbon hingga berkali-kali lipat lebih banyak dibandingkan hutan daratan, dan krusial dalam mitigasi perubahan iklim global," tandas Syaiful.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]