WAHANANEWS.CO, Batang Toru - PT Agincourt Resources (PTAR), terus menunjukkan konsistensinya terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar lingkar tambang.
Konsistensi perusahaan tidak sekadar filantropi sesaat, melainkan terintegrasi dalam strategi berkelanjutan.
Baca Juga:
Ini Strategi Agincourt Resources Mengawetkan Hutan Batang Toru dan Orangutan Tapanuli
Teranyar, PTAR menggelar Gema Ramadhan 2026, yang menjadi kegiatan keagamaan menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Acara dilaksanakan di Sopo Daganak, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (7/3/2026).
Beragam kegiatan bernuansa islami yang diselenggarakan antara lain, lomba dakwah dai cilik, lomba Azan Subuh, lomba Mujawwad, lomba Syahril, lomba Khatib, dan lomba Hafalan Al-Quran.
Baca Juga:
Program Martabe Chicken Farm, Agincourt Resources Tanam Jagung di Lahan Seluas 20 Hektare
Manager Community Relations PT Agincourt Resources, Masdar Muda Hasibuan mengungkapkan, meski di tengah bencana, animo masyarakat dalam mengikuti berbagai lomba tersebut sangat tinggi.
Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan Gema Ramadhan menjadi ajang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Disebutkan, tahun ini sebanyak 271 peserta mengikuti perlombaan yang digelar. Terjadi kenaikan signifikan keikutsertaan dari masyarakat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kami menyadari bahwa kondisi operasional saat ini memang menghadapi tantangan, bahkan setelah adanya bencana yang melanda kawasan sekitar tambang. Namun, kami berkomitmen tetap mengadakan kegiatan keagaaman ini," ujar Masdar.
Camat Batang Toru, Mara Tinggi, mengapresiasi seluruh jajaran PTAR yang sukses melaksanakan kegiatan religi islami. Agincourt Resources membuktikan kebaikan tetap dijalankan meski di tengah kesulitan.
"Seperti tema hari ini PTAR bangkit bersama masyarakat Tapanuli Selatan," katanya.
Salah satu pemenang, Maher Musthafa Akhtar (7), mengungkapkan rasa senangnya menerima juara 1 lomba Dakwah Dai Cilik dalam Gema Ramadhan Tambang Emas Martabe.
"Terima kasih Tambang Emas Martabe. Tahun depan semoga perlombaan ini diadakan kembali," ucap Maher didampingi ibundanya, Khaira Ulfa.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]