TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Batang Toru - Sebagai bentuk sosialisasi dan kampanye potensi keanekaragaman hayati Ekosistem Batang Toru, PT Agincourt Resources (PTAR) meluncurkan buku buku biodiv prrangkat flora, fauna, dan herbarium.
Peluncuran ditandai dengan bedah buku melalui konsep diskusi santai. Dilaksanakan di aula pertemuan SMA Negeri 1 Batang Toru, Jumat (21/8/2026). Seratusan guru dan siswa SMP/SMA se Kecamatan Batang Toru dan Kecamatan Muara Batang Toru, mengikuti dengan antusias
Baca Juga:
Tambang Emas Martabe Ubah Ribuan Sampah Menjadi Taman Ecobrick
Buku biodiv tersebut diharapkan memberikan pemahaman secara mendalam mengenai isi, pesan, serta nilai-nilai yang terkandung di buku keanekaragaman hayati Ekosistem Batang Toru itu.
Manager Biodiversity & Environmental Strategic Development Agincourt Resources, Syaiful Anwar, dalam paparannya menguraikan tata kelola lingkungan yang dilakukan PT Agincourt Resources, sebagai upaya melestarikan Ekosistem Batang Toru.
"Keanekaragaman hayati yang tersebar di Ekosistem Batang Toru mewarnai keberagaman mahluk hidup, dan memberi manfaat terutama kepada kehidupan manusia," ujar Syaiful.
Baca Juga:
Martabe Green To School, PT Agincourt Resources Ajak Siswa Jaga Kelestarian Alam
Disebutkan, keanekaragaman hayati sangat diperlukan untuk kelestarian hidup organisme dan berlangsungnya daur materi (aliran energi). Menjaga kelestariannya, dibutuhkan kontribusi semua pihak, termasuk generasi muda.
"Buku yang diluncurkan ini, bagian dari bentuk tanggung jawab Agincourt Resources terhadap pelestarian hutan secara berkelanjutan. Buku ini merupakan hasil dari penelitian dan inventarisasi keanekaragaman hayati
Ekosistem Batang Toru," ungkapnya.
Syaiful berharap, buku yang dirilis bekerjasama dengan Kompas Gramedia Jakarta itu, menjadi bahan pembelajaran untuk memahami ilmu lingkungan dan biodiversitas bagi para pelajar.
"Nanti akan dibagikan ke sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Batang Toru dan Muara Batang Toru," timpal Syaiful.
Kabid Pengelolaan Tahura Dinas Lingkungan Hidup Tapsel, Muhammad Arif, memberikan apresiasi atas terbitnya buku biodiv versi Agi Agincourt Resources. Ia meminta kepada seluruh pihak untuk peduli terhadap lingkungan.
"Menjaga ekosistem Batang Toru adalah kewajiban bersama. Ke depannya, PTAR dapat memberikan informasi-informasi penting terkait potensi kehati, yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Tapanuli Selatan," katanya.
Sementara itu, Vika Nur Aulyah, siswa SMA Negeri 1 Batang Toru, merasa bangga menjadi peserta sosialisasi dan bedah buku yang digelar PT Agincourt Resources. Remaja berhijab ini mengaku mendapatkan ilmu yang tidak ia pelajari di bangku sekolah.
"Banyak ilmu yang saya dapat. Salah satunya tentang pelestarian hutan yang harusnya menjadi tanggung jawab semua pihak," ujarnya.
Didampingi Rohana Hasibuan, siswi SMA Negeri 1 Batang Toru lainnya, Vika meneguhkan niat untuk menjadi bagian dari komunitas penjaga hutan. Vika juga berjanji akan menceritakan seluruh isi buku kepada masyarakat sekitar tempat tinggalnya.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]