WAHANANEWS.CO, Batang Toru - Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR), mengajak siswa menjaga kelestarian alam melalui Program Martabe Green To school.
Gerakan yang bertujuan untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Batang Toru, Tapanuli Selatan, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga:
Ramadhan Berkah, PTAR Kembalikan Semangat dan Keceriaan Penyintas Lewat Trauma Healing
Supervisor Education PT Agincourt Resources, Laung Lubis mengatakan,
Program Martabe Green To school bertujuan menanamkan kepedulian kepada generasi muda agar aktif menjaga kelestarian alam, dan memahami urgensi penanganan perubahan iklim sejak dini.
Dalam kesempatan itu, PTAR menularkan semangat “Bekerja untuk Iklim”, mengajak siswa memahami bahwa menjaga bumi bukan sekadar kewajiban pihak tertentu, melainkan tanggung jawab bersama, yang dimulai dari tindakan-tindakan sehari-hari.
Tim Environment Tambang Emas Martabe menginfluence siswa sebagai pelopor perubahan iklim. Laung menekankan bahwa dampak perubahan iklim kian nyata dirasakan, sehingga membutuhkan kontribusi dari setiap individu, tidak hanya pemerintah atau perusahaan.
Baca Juga:
Fasilitasi Pelayanan Kesehatan Modern, Agincourt Resources Bangun TPS Berstandar untuk 2 Puskesmas di Tapsel
"Siswa SMPN2 Barang Toru ini harus mampu mengimbas semangat peduli lingkungan ke teman juga keluarga. Menginspirasi, bertindak nyata untuk bumi," katanya.
Junior Supervisor Data Management & GIS PT Agincourt Resources, Rizkia Ananda Putri, juga menyampaikan perubahan iklim terjadi secara tidak teratur, bahkan mengakibatkan bumi mengalami kenaikan suhu panas yang signifikan sebesar 1,33 derajat celsius.
Menurutnya, kenaikan ini dipicu oleh berbagai faktor, antara lain efek rumah kaca, gas rumah kaca yang menumpuk, penebangan hutan yang berlebihan, serta tingginya penggunaan bahan bakar kendaraan dan industri.
"Itu semua dapat ditekan dengan menanam pohon, mengurangi emisi karbondioksida, dengan mengunakan sepeda dan berhemat listrik, kurangi sampah dan sisa makanan bahkan membuat ecobrik," ujar Rizkia.
Kepala SMPN 2 Batang Toru, Nurhamidah Lubis, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Program Martabe Green To school. Menurutnya, inisiatif PTAR sangat selaras dengan status prestisius yang baru saja diraih sekolahnya, sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional.
“Mudah-mudahan anak-anak kami benar-benar memahami materi dan sosialisasi yang disampaikan. Semoga ilmu tersebut tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat diterapkan di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing, sebagai wujud nyata menjaga alam,” ucapnya.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]