TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Pandan - Pemkab Tapteng melalui Dinas Pertanian melaksanakan program bantuan benih untuk kegiatan pengendalian dan penanggulangan bencana pertanian bagi petani yang terdampak bencana ekologis.
Plt Kadis Pertanian Tapteng, Jinto Siburian mengungkapkan, bantuan tersebut bertujuan memulihkan sektor pertanian yang mengalami gagal panen, akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor, yang merusak lahan persawahan masyarakat.
Baca Juga:
Penyambutan Sederhana, Wakil Bupati Sumedang Serahkan Bantuan Seragam dan Alat Tulis untuk Siswa Kurang Mampu di SMPN 1 Cimalaka
Bantuan bersumber dari dana APBN Tahun 2026. Jumlah benih yang didistribusikan sebanyak 94.000 kg, jenis varietas mekongga, ciherang dan inpari 32.
"Sudah diisalurakan pada tanggal 14 dan 27 Januari 2026 lalu," ujar Jinto, Jumat (20/2/2026), di Pandan.
Beberapa kecamatan yang telah disalurkan yakni, Kecamatan Pinangsori, Manduamas, Sukabangun, Sibabangun, Lumut, Pandan, Sarudik, Sosorgadong, dan Sirandorung.
Baca Juga:
Bantuan Bencana Tapteng Sebesar Rp18,9 Miliar Masih Tersimpan di Kas Daerah
Pada tanggal 30 Januari 2026 disditribusikan ke
"Untuk Kecamatan Sorkam dan Sorkam Barat disalurkan pada tanggal 30 Januari 2026," imbuhnya.
Jinto menegaskan, pemberian bantuan tersebut merupakan komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat, membangkitkan semangat para petani, dan memulihkan sektor pertanian.