Dengan sistem tersebut, proses monitoring kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Tapanuli Tengah diharapkan menjadi lebih efektif dan terukur.
“Dengan sistem berbasis data, kepala daerah dapat melihat langsung capaian kinerja ASN sehingga pengawasan menjadi lebih optimal,” jelasnya.
Baca Juga:
Pemkab Tapteng Dukung Peningkatan Kualitas Gizi Anak Indonesia
Sementara itu, Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu menyampaikan, bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting bagi daerah, untuk melakukan transformasi pemerintahan pascabencana.
Menurutnya, bencana yang terjadi di Tapanuli Tengah harus menjadi titik awal untuk melakukan lompatan perubahan menuju sistem pemerintahan yang lebih responsif dan adaptif.
“Kita harus bangkit dari bencana dan melakukan lompatan. Pemerintahan ke depan harus responsif, adaptif, dan mampu menghadapi berbagai situasi,” ssbutnya.
Baca Juga:
Kepala BGN Tandatangani Nota Kesepahaman Program Makanan Bergizi Gratis dengan Bupati/Walikota Se-Provinsi Sumut
Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Tapanuli Tengah akan mendorong penerapan sistem pemerintahan berbasis digital, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Ke depan, sistem kerja ASN di lingkungan Pemkab Tapteng akan diarahkan berbasis kinerja dan data, termasuk dalam penerapan sistem tunjangan yang menyesuaikan dengan produktivitas kerja.
“Ketika berbasis kinerja, maka tunjangan juga berbasis kinerja. Artinya diberikan kepada ASN yang benar-benar produktif,” tegasnya.