Demonstran yang tidak terima dengan perlakuan tersebut sempat berniat melakukan serangan balasan.
Namun, aparat kepolisian Polres Tapteng dengan sigap mencegah eskalasi konflik dengan menurunkan mobil water cannon ke lokasi kejadian.
Baca Juga:
Misteri Dua Kerangka Hangus di ACC Kwitang, Benarkah Korban Demo yang Hilang?
Kapolres Tapteng, AKBP Wahyu Indrajaya, beserta sejumlah perwira tinggi Polres Tapteng, hadir langsung untuk menenangkan massa dan mencegah bentrokan lebih lanjut.
Sebelumnya, massa dari berbagai kecamatan seperti Sosorgadong, Poriaha, dan Pandan, berkumpul untuk menyuarakan aspirasi terkait mangkraknya pembangunan Kantor Bupati Tapteng.
Baca Juga:
Menko Yusril Tegaskan Penanganan Pasca Aksi Demo Sesuai Koridor Hukum
"Ayo rapatkan barisan! Jangan sampai ada penyusup! Kita berkumpul untuk Tapteng naik kelas!" seru seorang orator.
Aksi demonstrasi ini dikawal oleh anggota Polres Tapteng sejak titik kumpul hingga gerbang Gedung DPRD Tapteng. Setelah menyampaikan aspirasi, aksi dihentikan sementara untuk memberikan kesempatan salat bagi para demonstran.
Tuntutan Massa Aksi: