Insentif ini juga diberikan untuk enam bulan sekaligus, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.
Baca Juga:
Jembatan Terputus Akibat Banjir, Rakit Apung Jadi Jalur Alternatif
Penyaluran BLT dan insentif saat itu, di jelasan Nuato, dihadiri oleh Camat Pinangsori, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua BPD beserta anggota, Ketua LPM, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perwakilan masyarakat, dan pengurus ketahanan pangan.
Kehadiran mereka menandakan komitmen bersama dalam mengawal penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan transparan.
Kepala Desa Parjalihotan, Nuato Harefa, saat dikonfirmasi pada Kamis, (3 /7/2025), di kantor desa, menjelaskan bahwa proses penyaluran BLT dilakukan setelah rapat pra-pelaksanaan kegiatan Dana Desa.
Baca Juga:
PT.CPA Berikan Bantuan Sembako, Janji Jembatan Alternatif Bagi Korban Banjir Desa Parjalihotan dan Danau Pandan
"Kita telah melaksanakan kegiatan anggaran Dana Desa 2025 ini setelah melakukan pra-pelaksanaan kegiatan, kemudian menyalurkan Bantuan Langsung Tunai kepada masyarakat yang berhak," ujarnya.
Kades ini juga juga menegaskan bahwa penyaluran BLT dilakukan sesuai dengan peraturan dan petunjuk yang berlaku, dengan pencairan langsung untuk dua tahap.
"Pencairan BLT dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama untuk Januari, Februari, dan Maret, dan tahap kedua untuk April, Mei, dan Juni. Oleh karena itu, 25 penerima BLT langsung mendapatkan Rp1.800.000,-," jelasnya.