"Sudah saatnya meninggalkan cara-cara lama. Malas membaca, malas berpikir, dan malas bekerja. Kita tinggalkan tiga malas ini," tegasnya.
Ia menekankan agar seluruh elemen pemerintah daerah update dengan perkembangan zaman, teknologi dan bekerja sungguh-sungguh.
Baca Juga:
Sensus Ekonomi 2026, Bupati Tapteng: Bukan Sekedar Rutinitas
"Kita gak boleh setengah hati melayani rakyat atau bahkan gak punya hati. Kerja kita adalah melayani rakyat dengan sepenuh hati," imbuhnya.
Bupati juga menyebutkan adanya evaluasi terhadap keberadaan pegawai yang tidak dalam pos, termasuk para camat, kepala desa, maupun lurah.
"Mungkin inilah momen kami menyiapkan aparatur yang mampu bekerja sungguh-sungguh dan tulus melayani rakyat," pungkasnya.
Baca Juga:
Ratusan Warga Gelar Aksi, Bupati Tapteng Minta Maaf
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]