Menurutnya, kenaikan ini dipicu oleh berbagai faktor, antara lain efek rumah kaca, gas rumah kaca yang menumpuk, penebangan hutan yang berlebihan, serta tingginya penggunaan bahan bakar kendaraan dan industri.
"Itu semua dapat ditekan dengan menanam pohon, mengurangi emisi karbondioksida, dengan mengunakan sepeda dan berhemat listrik, kurangi sampah dan sisa makanan bahkan membuat ecobrik," ujar Rizkia.
Baca Juga:
Ramadhan Berkah, PTAR Kembalikan Semangat dan Keceriaan Penyintas Lewat Trauma Healing
Kepala SMPN 2 Batang Toru, Nurhamidah Lubis, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Program Martabe Green To school. Menurutnya, inisiatif PTAR sangat selaras dengan status prestisius yang baru saja diraih sekolahnya, sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional.
“Mudah-mudahan anak-anak kami benar-benar memahami materi dan sosialisasi yang disampaikan. Semoga ilmu tersebut tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat diterapkan di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing, sebagai wujud nyata menjaga alam,” ucapnya.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]