TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Pandan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali menerima bantuan kemanusiaan berupa minyak kayu putih dan madu dari Perum Perhutani.
Bantuan diserahkan Kepala Departemen Perlindungan Sumber Daya Hutan Perum Perhutani, Panca Sihite, kepada Sekdakab Tapteng, Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, di Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapteng, Rabu (4/2/2026).
Baca Juga:
Pemkab Tapteng dan WVI Bangun Jaringan Air Bersih di Tapian Nauli
Sekdakab Tapteng, Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, mengucapkan terima kasih atas perhatian Perum Perhutani kepada masyarakat Tapteng yang terdampak bencana ekologis yang terjadi beberapa waktu yang lalu.
“Terima kasih, hari ini kami telah menerima madu dan minyak kayu putih, langsung produk dari Perhutani,” kata Binsar.
Disebutkan, minyak kayu putih dan madu sangat bermanfaat bagi warga yang berada di tempat pengungsian untuk menjaga kondisi kesehatan.
Baca Juga:
Pemkab Tapteng Kukuhkan Duta Budaya Melalui Grand Final Putra Putri Kebudayaan 2026
“Sangat bermanfaat, membuat kita kuat dan sehat di masa transisi darurat ke pemulihan. Terima kasih kepada Perhutani yang telah ikut serta merasakan apa yang telah terjadi dan telah membantu kami,” ujarnya.
Kepala Departemen Perlindungan Sumber Daya Hutan Perum Perhutani, Panca Sihite mengatakan, sebagai salah satu perusahaan negara, Perhutani turut merasakan apa yang dirasakan masyarakat Tapteng.
“Bantuan ini merupakan perhatian kami dan merasa sepenanggungan, atas musibah yang dialami masyarakat Tapteng,” sebut Panca.
Dengan doa dan harapan, Perhutani berharap masyarakat terdampak kuat di dalam menghadapi musibah yang terjadi.
Panca juga mengatakan, kehadiran Perhutani dalam rangka mendukung pemulihan pascabencana, khususnya dalam rangka menjaga kesehatan dan meningkatkan stamina masyarakat terdampak.
Adapun Blbantuan yang diberikan berupa, minyak kayu putih 100 ml sebanyak 200 dos, madu kelengkeng 215 ml sebanyak 36 dos, madu kelengkeng 220 ml sebanyak 3 dos, madu kelengkeng 390 ml sebanyak 13 dos.
Berikutnya, madu bunga liar 215 ml sebanyak 37 dos, madu bunga liar 220 ml sebanyak 6 dos, madu bunga liar 390 ml sebanyak 19 dos, randu 215 ml sebanyak 12 dos, dan randu 220 ml sebanyak 30 dos.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]