Namun walaupun demikian, Polin menargetkan pembangunan ini selesai pada pertengahan Agustus 2025.
Kepala Desa Mombang Boru, Masri Manik, mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang secara konsisten bergotong royong membersihkan parit di lokasi pembangunan.
Baca Juga:
Pemerintah: Perpindahan Ibu Kota ke IKN Dilakukan Terukur dan Bertahap
Ia berharap, setelah pembangunan selesai, warga dapat menjaga kebersihan dan merawat fasilitas tersebut secara rutin.
"Dukungan masyarakat sangat diharapkan. Semangat gotong royong ini menjadi modal utama keberhasilan pembangunan infrastruktur ini," kata Masri.
Baca Juga:
MRT Jakarta–Bekasi Segera Dibangun, MARTABAT Prabowo-Gibran: Momentum Integrasi Ekonomi Kawasan
Masri menyebutkan, akan menggunakan alat berat mini untuk mempercepat pengerjaan, karena pekerjaan manual diperkirakan akan memakan waktu lama.
Pembangunan drainase dan tempat penyucian ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan kesehatan warga Desa Mombang Boru.
[Redaktur: Hadi Kurniawan]