Selain itu, membentuk generasi Qur'ani, di era digital dan globalisasi yang penuh tantangan moral. MTQ diharapkan mampu membentengi generasi muda dengan nilai spiritual agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas intelektual sekaligus agamis.
"Syiar Islam ini harus menjadi perekat kebersamaan, memperkuat ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama Muslim) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa) dalam suasana damai dan toleran," sebut Mahmud.
Baca Juga:
Kapolsek Medan Baru Hadiri Pembukaan MTQ ke-59 Kecamatan Medan Petisah
Wakil Bupati juga mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh kafilah, dan berpesan agar menjaga sportivitas serta kesehatan. Kepada dewan hakim dan juri, ia menitipkan amanah besar untuk memberikan penilaian yang objektif, adil, jujur, dan penuh tanggung jawab.
Mewakili Pimpinan DPRD Tapteng, Musliadi Simanjuntak, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang bekerja keras untuk mensukseskan MTQ ke-51.
"Selamat dan sukses pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-51 tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara Tahun 2026," katanya.
Baca Juga:
Ingin Berantas Buta Baca Al-Quran di Kalangan Pelajar oleh Wali Kota Depok Supian Suri
Sebelumnya, Sekretaris Panitia MTQ, Putri Sahara Nasution, dalam laporannya menyampaikan, MTQ berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 24 hingga 25 Mei 2026.
"Tujuan utama dari MTQ ke-51 ini adalah meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an, mempererat silaturahmi antarwarga, serta menyaring qori-qoriah dan hafiz-hafizah terbaik untuk mewakili Kafilah Kabupaten Tapanuli Tengah pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara mendatang," tutur Putri Sahara.
Adapun cabang-cabang yang dipertandingkan meliputi, Tilawah Qur'an golongan dewasa putri putri, Tilawah Qur'an golongan remaja putra putri, Tilawah Qur'an golongan anak-anak putra putri, Tartil Qur'an, dan Hifzil Qur'an 1 juz.