"Tapteng memiliki potensi blue economy yang sangat raksasa, karena panjang garis pantainya mencapai lebih dari 200 kilometer," ungkap Prof Rokhmin.
Untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi yang konkret, Prof Rokhmin menyarankan agar Pemkab Tapteng memfokuskan strategi pembangunan pada 3 sektor utama dalam kurun waktu 3 hingga 5 tahun ke depan.
Baca Juga:
Jamdasu XI 2026, Peserta Asal Tapteng Raih Prestasi
Adapun sektor tersebut yakni, sektor perikanan budidaya laut, hilirisasi industri perikanan tangkap, dan pariwisata bahari kelas dunia.
Melalui sinergi antara akademisi STPK Matauli dan Pemkab Tapteng, visi optimis ini diharapkan mampu membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat lokal, sekaligus menyokong pilar Indonesia Emas 2045.
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]