Camat Sibabangun, Romulus Simanullang, mengonfirmasi hasil identifikasi tersebut pada Jumat, 3 Oktober 2025.
"Hasil identifikasi sementara menunjukkan bahwa jejak tersebut adalah jejak Tapir," terang Romulus.
Baca Juga:
Muhammadiyah Sibabangun Gelar Salat Iduladha, Khatib Sampaikan Pesan Ketaqwaan Hingga Soroti Pelaksanaan MTQ
Ia menambahkan bahwa informasi ini diperkuat oleh kesaksian warga yang sempat melihat langsung hewan tersebut.
Baca Juga:
Gelar Salat Idulfitri 1447 H, Seribuan Jamaah Padati Halaman dan Gedung SMP Muhammadiyah Sibabangun
"Ada warga yang melihat langsung hewan tersebut dari jarak sekitar 100 meter. Mereka menggambarkan tapir itu memiliki warna putih dan hitam dengan perkiraan panjang badan sekitar 2 meter," jelasnya.
Kehadiran Tapir di kawasan Anggoli menjadi sorotan penting. Tapir adalah hewan herbivora yang masuk dalam daftar satwa dilindungi karena populasinya terus menurun akibat perusakan habitat dan perburuan.
Oleh karena itu, pihak terkait mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan tapir tersebut.