“Ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan wujud nyata kepedulian kemanusiaan dan kekuatan iman. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung sepenuhnya agar pembangunan berjalan lancar,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, dan seluruh pihak yang telah membantu masyarakat sejak masa tanggap darurat bencana.
Baca Juga:
Bupati Tapteng Terima Kunjungan Tenaga Ahli BNPB
Sementara itu, Kepala Desa dan Camat Badiri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya.
“Perhatian ini sangat berarti bagi warga kami yang kehilangan tempat tinggal. Semoga kerjasama baik ini terus terjalin,” ujar Camat Ahmad.
Perwakilan warga penerima manfaat, Andrianus Laoli, turut mengungkapkan harapan.
Baca Juga:
Pemkab Tapteng Siapkan Lahan Pembangunan Huntap Tahap II
“Kerinduan kami memiliki tempat tinggal yang layak akhirnya terjawab. Kami berharap pemerintah terus mendampingi dan membina 36 kepala keluarga ini agar dapat hidup mandiri dan sejahtera,” katanya mewakili warga.
Dengan estimasi biaya sekitar Rp60 juta per unit, pembangunan hunian tetap ini ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan.
Secara teknis, pengerjaan struktur fisik satu unit rumah diperkirakan memakan waktu sekitar 10 hari hingga tahap penyelesaian akhir.