Sebagai langkah konkret, Bupati menetapkan target capaian yang wajib dituangkan dalam rencana aksi 100 hari pertama oleh masing-masing kepala sekolah.
Target tersebut meliputi pelaksanaan Gerakan Membaca 15 Menit sebelum jam pelajaran untuk meningkatkan literasi, serta perwujudan sekolah ramah anak yang aman dari perundungan (bullying), kekerasan, maupun tindakan diskriminasi.
Baca Juga:
Gali Potensi Ekonomi Biru, Bupati Tapteng Dorong Sinergi Strategis Bersama STPK Matauli
Di akhir bimbingannya, Masinton mengingatkan jika keberhasilan seorang kepala sekolah diukur dari perubahan nyata yang diwujudkan di lapangan, bukan dari lamanya masa menjabat.
Dinas Pendidikan bersama Pengawas Sekolah akan melakukan evaluasi berkala secara langsung ke lapangan, demi memantau perkembangan rencana aksi tersebut.
Ia mengajak seluruh kepala sekolah bersatu membangun masa depan generasi Tapanuli Tengah yang cerdas dan berkarakter mulia.
Baca Juga:
Bupati Tapteng Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Diharapkan Jadi Penggerak Giat Keagamaan
[Redaktur: Dzulfadli Tambunan]