TAPTENG.WAHANANEWS.CO - BADIRI Nasib empat bersaudara di Dusun Dua, Pagaran Honas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah menyita perhatian.
Dian Parman Waruwu (8), Yaatild Waruwu (7), Sofia Setiawan Waruwu (4), dan Exilelita Waruwu (2) hidup terlantar setelah ditinggal kedua orangtuanya.
Baca Juga:
Drainase Baru di Desa Pagaran Honas Atasi Masalah Banjir di Pemukiman Warga
Ayah mereka, Hezisoke Waruwu, sedang menjalani hukuman di Lapas Sibolga akibat kasus KDRT.
Sementara sang ibu, Adus Linar Gea, menghilang tanpa jejak selama enam bulan terakhir.
Baca Juga:
Pembangunan Jalan Sirtu di Desa Sitardas, Tapteng Capai 70 Persen
Linar Gea, yang sebelumnya bekerja serabutan di Sibolga dan sesekali pulang untuk memberikan kebutuhan makan anak-anaknya, kini tak dapat dihubungi.
Kondisi memprihatinkan ini memaksa keempat anak tersebut keluar dari rumah kontrakan mereka pertengahan Juni 2025 karena tak mampu membayar sewa sebesar Rp400.000 per tahun.