TAPTENG.WAHANANEWS.CO, Pastob - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan, penanganan pascabencana, serta program ketahanan pangan di beberapa titik strategis Kabupaten Tapteng, Jumat (22/5/2026).
Didampingi Plt Kepala Dinas PUPR, Winner Napitupulu, agenda bupati diawali dengan meninjau kondisi jalan yang belum di hotmix di wilayah perbatasan antara Desa Simargarap Kecamatan Pasaribu Tobing, Tapteng, dengan Desa Hajoran Kecamatan Parmonangan, Taput.
Baca Juga:
80 Tahun Indonesia Merdeka, Akhirnya Listrik Menerangi Untemungkur Tapteng
Masinton mengungkapkan, pada tahun ini, Pemprovsu menggelontorkan bantuan keuangan sebesar Rp9 miliar untuk pembangunan jalan penghubung antar kabupaten tersebut.
Infrastruktur ini diharapkan mampu membuka akses wilayah yang selama ini terisolir, khususnya dari Desa Simargarap menuju perbatasan Taput.
Namun, usai melihat langsung kondisi di lapangan, Bupati Masinton menilai anggaran tersebut masih belum mencukupi untuk menuntaskan seluruh jalur.
Baca Juga:
Bantu Pemulihan Bencana, Bupati Tapteng Apresiasi Caritas Indonesia
"Kita menyampaikan terima kasih kepada Gubsu. Tapi setelah melihat kondisi medan yang cukup berat dengan panjang jalan diperkirakan mencapai 6-7 kilometer, biaya yang ada saat ini dinilai masih kurang," ujar Masinton Pasaribu di lokasi perbatasan.
Masinton menegaskan, interkoneksi jalan tersebut sangat penting karena berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi warga di dua kabupaten. Terlebih, kawasan yang juga berbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan ini, merupakan basis pertanian dan perkebunan masyarakat yang subur.
Hubungan ekonomi dan budaya antar warga di perbatasan ini sudah terjalin sejak lama. Jika dahulu hasil bumi harus dipikul dengan berjalan kaki melalui jalur tradisional, kini jalur tersebut sudah bisa dilalui sepeda motor.