TAPTENG.WAHANANEWS.CO - SARUDIK
Kelangkaan solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Tapanuli Tengah (Tapteng) tengah mengancam mata pencaharian ratusan nelayan.
Para nelayan yang mengandalkan mesin diesel untuk melaut kini terhambat aktivitasnya akibat minimnya pasokan bahan bakar.
Baca Juga:
Harkitnas ke-118, Pemkab Tapteng Gelar Upacara di Lokasi Bencana
Kondisi ini diperparah dengan datangnya bulan Ramadhan, di mana permintaan ikan di pasar Tapanuli Tengah dan Sibolga meningkat.
Tobing, seorang nelayan lokal, mengungkapkan keprihatinannya.
Ia dan rekan-rekannya telah mengajukan surat rekomendasi BBM nelayan, namun hingga kini belum mendapatkan jatah solar.
"Kita sudah mengajukan permohonan, tapi stok minyak belum juga datang," ujarnya.
Baca Juga:
Pemkab Tapteng dan WVI Bangun Jaringan Air Bersih di Tapian Nauli
Ia mengaku bingung dan khawatir karena masa melaut sudah tiba, sementara bahan bakar untuk kapal mereka masih belum tersedia.
Kondisi serupa terjadi di SPBN kawasan PPN Sibolga, Kelurahan Pondok Batu, Tapteng.
SPBN yang biasanya buka setiap hari kerja kini sering tutup karena kehabisan stok.