TAPTENG.WAHANANEWS.CO - SARUDIK
Kelangkaan solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Tapanuli Tengah (Tapteng) tengah mengancam mata pencaharian ratusan nelayan.
Para nelayan yang mengandalkan mesin diesel untuk melaut kini terhambat aktivitasnya akibat minimnya pasokan bahan bakar.
Baca Juga:
31 Miliar Lebih Bantuan Stimulan Rumah Rusak Tahap Pertama Dikucurkan untuk Masyarakat Tapteng
Kondisi ini diperparah dengan datangnya bulan Ramadhan, di mana permintaan ikan di pasar Tapanuli Tengah dan Sibolga meningkat.
Tobing, seorang nelayan lokal, mengungkapkan keprihatinannya.
Ia dan rekan-rekannya telah mengajukan surat rekomendasi BBM nelayan, namun hingga kini belum mendapatkan jatah solar.
"Kita sudah mengajukan permohonan, tapi stok minyak belum juga datang," ujarnya.
Baca Juga:
Dukung Budaya Kerja ASN yang Efektif dan Efisien, Pemkab Tapteng Terapkan WFH
Ia mengaku bingung dan khawatir karena masa melaut sudah tiba, sementara bahan bakar untuk kapal mereka masih belum tersedia.
Kondisi serupa terjadi di SPBN kawasan PPN Sibolga, Kelurahan Pondok Batu, Tapteng.
SPBN yang biasanya buka setiap hari kerja kini sering tutup karena kehabisan stok.