TAPTENG.WAHANANEWS.CO - SIBABANGUN
Masyarakat Desa Huta Padang Simanosor, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, kini berada di ujung tanduk akibat kerusakan irigasi yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir.
Akibatnya, sekitar 60 hektar lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama mereka tidak dapat ditanami padi, menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi para petani.
Baca Juga:
Akses Desa Sibio-bio Tapteng Buka Setelah 22 Hari Terisolir, Alat Berat dari PT TBS Bantu Buka Jalan dan Bersihkan Sekolah
Menurut penuturan warga, masalah ini telah berulang kali dilaporkan kepada pemerintah desa, namun hingga kini belum ada tindakan perbaikan yang diambil.
Lesmina Siringoringo, seorang petani setempat, mengungkapkan bahwa saluran irigasi yang sebelumnya mengalirkan air dari salah satu anak sungai di desa kini dalam kondisi rusak parah.
"Kami sangat berharap kepada Bapak Bupati. Kami ingin bertani padi untuk memenuhi kebutuhan hidup kami, tetapi bagaimana mungkin kami bisa makan jika sawah kami tidak mendapatkan air?" ujar Lesmina dengan nada putus asa, Rabu (27/8/2025).
Baca Juga:
30 KK di Dusun IV Anggoli Belum Nikmati Penerangan PLN, Harap Perhatian Pemerintah
Lesmina menambahkan bahwa perbaikan irigasi sebenarnya sudah pernah diusulkan kepada Kepala Desa (Kades), namun jawaban yang diterima adalah tidak adanya dana yang tersedia.